Pada awal 2026, kerajaan Malaysia telah meluluskan Hire Purchase Act (Amendment) 2026 — pindaan terbesar kepada undang-undang HP sejak 2010. Pindaan ini ada implikasi besar untuk pemilik kedai motor, kedai kereta terpakai, dan semua kedai yang menawarkan in-house financing. Artikel ini akan terangkan apa perubahan utama dan apa yang anda perlu buat untuk comply.
Perubahan Utama dalam HPA Amendment Act 2026
1. Wajib Reducing Balance (Effective Interest Rate)
Pindaan paling besar — semua kontrak HP baru wajib guna pengiraan Effective Interest Rate (EIR) / Reducing Balance. Rule 78 (Sum of Digits) tidak lagi dibenarkan untuk kontrak baru selepas tarikh efektif. Ini bermaksud:
- Interest dikira atas baki principal yang berkurang setiap bulan
- Total interest charged biasanya kurang berbanding Rule 78
- Customer dapat early settlement rebate yang lebih adil
- Kontrak existing (sebelum amendment) masih boleh guna Rule 78
2. Disclosure Requirements Lebih Ketat
Hire Purchase Agreement wajib paparkan dengan jelas:
- Cash price vs hire purchase price
- Total finance charges
- Effective Interest Rate (EIR) per annum
- Jadual ansuran lengkap
- Caj-caj tambahan (insurance, stamp duty, etc.)
- Hak customer untuk early settlement
3. Standardised Letter Templates
5 jenis surat statutory perlu ikut format yang ditetapkan:
- Reminder Letter (untuk overdue 7-30 hari)
- 4th Schedule Notice (untuk default berterusan)
- Final Notice (sebelum tindakan undang-undang)
- Repossession Notice (notis 21 hari)
- 5th Schedule Notice (selepas repossession)
4. Repossession Process Dikemas Kini
Prosedur repossession kini wajib:
- Notice 21 hari sebelum repossession
- Dokumentasi gambar kereta sebelum & selepas repo
- Inventory check dengan saksi
- 5th Schedule Notice dengan valuation
- Hak customer untuk redeem sebelum lelong
- Audit trail lengkap untuk court evidence
5. e-Invoice MyInvois Integration
Mulai 2025, semua transaksi HP wajib ada e-Invoice yang disubmit ke MyInvois LHDN. Termasuk:
- Hire Purchase Agreement (initial)
- Monthly Official Receipt (OR)
- Credit Note (CN) untuk refund/adjustment
- Final settlement receipt
Penalti untuk Non-Compliance
- Surat tuntutan yang tidak ikut format → court tolak, kes loan tak boleh proceed
- Repossession tanpa notice betul → boleh disue customer
- Tiada e-Invoice → fine LHDN
- EIR tidak displayed → kontrak boleh divoid customer
Apa Yang Pemilik Kedai Perlu Buat?
Step 1: Audit Kontrak Existing
Untuk kontrak existing (pre-amendment), terus ikut format lama. Tapi pastikan record bertulis dan accessible untuk audit.
Step 2: Update Template Agreement
Agreement baru perlu include EIR display, disclosure requirements, dan signature blocks yang amended. Konsultasi dengan peguam recommended.
Step 3: Setup Sistem Yang Compliance
Software lama yang cuma sokong Rule 78 tak boleh guna lagi untuk kontrak baru. Anda perlu sistem yang:
- Sokong Reducing Balance EIR calculation
- Generate 5 jenis surat statutory dalam format ditetapkan
- Submit e-Invoice ke MyInvois LHDN secara automatik
- Track repossession workflow dengan dokumentasi
- Maintain audit trail untuk semua transactions
Step 4: Latih Staff
Staff perlu tahu perbezaan antara kontrak pre-amendment dan post-amendment, format surat baru, dan prosedur repossession yang dikemas kini.
GreenFlow — Sistem HPA 2026 Compliant
GreenFlow telah dikemas kini untuk full compliance dengan HPA Amendment Act 2026:
- EIR calculation (Reducing Balance) built-in
- 5 jenis surat statutory dengan format terkini
- Auto-submit e-Invoice ke MyInvois LHDN
- Repossession workflow dengan photo documentation
- Audit trail penuh untuk every transaction
- Migration tools dari sistem lama
Kesimpulan
HPA Amendment Act 2026 bukan ancaman — ia peluang untuk kedai loan yang serius untuk professionalize operations mereka. Dengan sistem yang betul, compliance bukan beban — ia automatic. Tapi untuk kedai yang masih guna Excel atau software lama, masa untuk upgrade adalah sekarang.
Pastikan kedai loan anda fully compliance dengan HPA 2026. Hubungi HTC Consultancy untuk audit compliance percuma dan demo GreenFlow.
Chat on WhatsApp